just me .
try to look like a girl,
act like a lady,
think like a man.
—
Jeanette Winterson, Oranges are Not the Only Fruit(Source: larmoyante, via syazarashid)
(Source: hotaru-chan0412, via tjatatan-poenja-bagoes)
(via weddinginspirasi)
(Source: cobie-smulders, via thejetfuel)
(Source: makemestfu, via thejetfuel)
—
Hafiz(Source: shaktilover, via psych-facts)
Jawaban terindah pada pemfitnah: “Jika kau benar, semoga Allah mengampuniku. Jika kau keliru, semoga Allah mengampunimu.”
Jawaban terbaik pada penghina dan pencela kehormatan: “Yang kaukatakan tadi sebenarnya adalah pujian; sebab aslinya diriku lebih mengerikan.”
Jawaban teragung pada caci maki dan kebusukan: “Bahkan walau ingin membalas, aku tak kuasa. Sebab aku tak punya kata-kata keji dan nista.”
Terjawablah pujian: “Moga Allah ampuni aib yang tak kautahu; tak menghukumku sebab sanjungmu; dan jadikanku lebih baik dari semua itu.”
Jawaban termulia pada yang memuji: “Semoga Allah ampuni yang tak kau ketahui, semoga doamu membaikkan diriku dan dirimu.”
"—
Salim A. Fillah, dalam Menyimak Kicau Merajut Makna(Source: fitriarahmaani, via ayu-widia)
(Source: jessidays, via dianasahil)
(via weddinginspirasi)
(via tjatatan-poenja-bagoes)
(Source: tbdress-club, via hidupdanbermimpi)
(Source: tbdress-club, via hidupdanbermimpi)
(via did-you-kno)